Waspada 4 binatang ini saat liburan di Australia !

nesia Jarak yang tidak jauh adalah salah satu faktor yang menarik wisatawan ke negeri kanguru. Australia juga menawarkan berbagai tempat wisata, mulai dari keajaiban alam hingga kecanggihan kota-kotanya. Namun di balik semua itu, Australia adalah rumah bagi beragam hewan berbahaya. Baca juga: Apakah Bahtera Nuh adalah pulau Maria di Australia? Jika Anda ingin berlibur di Australia, ini adalah 4 hewan darat yang berbahaya yang harus Anda perhatikan:

1. Kasuari

Kasuari tidak begitu asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, burung setinggi 1,5 sampai 2 meter yang tidak dapat terbang ini adalah salah satu hewan berbahaya karena sifatnya yang sangat teritorial. Burung kasuari. Kasuari (CERMIN / GAMBAR DIPEROLEH) Kebanyakan serangan, apakah dicakar, dipatuk, atau dipukul orang, disebabkan oleh keinginan untuk memberi makan burung-burung ini. Cakar rata-rata kasuari sekitar 12 sentimeter panjang, seolah-olah belati mematikan dapat menyebabkan cedera serius. Karena itu, lebih baik tidak mendekati burung ini untuk keselamatan. Meski berbahaya, kasuari adalah burung pemalu dan lebih suka menghindari konfrontasi dengan manusia.

2. laba-laba Sydney

Benua Australia juga merupakan rumah bagi banyak laba-laba. Beberapa dari mereka hanya terlihat berbahaya. Namun, ada satu jenis yang benar-benar berbahaya, yaitu, jaring laba-laba corong Sydney. Sydney Funnel Web Spider (Sydney corong web). Kain corong Sydney. (Shutterstock) Laba-laba memiliki panjang satu hingga lima sentimeter dan merupakan salah satu yang paling beracun bagi manusia. Bahkan gigitan laba-laba bisa dikatakan sama dengan gigitan ular. Baca juga: 4 lokasi paling mengerikan di Australia. Meski berbahaya, setidaknya sekarang ada racun bagi mereka yang digigit laba-laba. Sejak ditemukannya racun pada tahun 1981, belum ada laporan korban karena gigitan laba-laba ini.

3. ular coklat oriental

Ular juga binatang yang menghuni benua Australia. Seperti laba-laba, ada banyak jenis ular. Beberapa jenis ular tidak berbahaya, yang lain berbahaya bagi manusia. Dari sekitar 140 spesies ular terestrial, ular cokelat timur adalah salah satu yang paling berbahaya. Ular ini bertanggung jawab atas laporan kematian banyak orang di mana racun menyebabkan kelumpuhan dan gangguan pembekuan darah. Namun, racun ular ini sekarang tersedia di pusat kesehatan Australia. Terlepas dari itu, meskipun berbahaya, rata-rata kematian ular hanya dua per tahun. Sebagian besar kasus ini disebabkan oleh upaya untuk membunuh ular, alih-alih memanggil petugas.

4. Buaya air asin

menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air. Namun, buaya dapat bangkit dan menyerang orang di darat. Salah satu jenis buaya yang paling berbahaya adalah buaya air asin. Diketahui bahwa hewan ini cukup agresif. Buaya Amerika terlihat dari atas. Buaya Amerika terlihat dari atas (Shutterstock) Sebagai salah satu reptil terbesar di dunia, berat air garam bisa mencapai lebih dari 1.000 kilogram dengan panjang hingga tujuh meter. Hewan-hewan ini pernah berburu babi dan sapi liar seperti sapi dan kuda. Baca juga: Unik, Australia memiliki fenomena alam “Apartemen Rayap” Laporan kematian akibat serangan hewan-hewan ini sangat rendah. Ini karena buaya air asin umumnya hidup di daerah yang jauh dari peradaban, sehingga mereka jarang bersentuhan dengan manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *